Jakarta - Sweet Escape. (Museum)

November 5, 2016

Hi Bae...

 

Bosen ga sih kalo weekend kita nongkrong cafe to cafe atau mall to mall. Kepikiran ingin mencoba hal-hal baru di luar cafe dan mall gak? Ada beberapa museum yang cukup menarik untuk dikunjungi loh, so check it out di bawah ini yang mungkin bisa jadi ide weekend kamu!

 

1. National Museum

 

 

Museum Nasional Republik Indonesia atau Museum Gajah, adalah sebuah museum yang terletak di Jakarta Pusat dan persisnya di Jalan Merdeka Barat 12. Museum ini merupakan museum pertama dan terbesar di Asia Tenggara. (Wikipedia).

 

2. Museum Bank Indonesia

 

 

Museum Bank Indonesia adalah sebuah museum di Jakarta, Indonesia yang terletak di Jl. Pintu Besar Utara No.3, Jakarta Barat (depan stasiun Beos Kota), dengan menempati area bekas gedung Bank Indonesia Kota yang merupakan cagar budaya peninggalan De Javasche Bank yang beraliran neo-klasikal, dipadu dengan pengaruh lokal, dan dibangun pertama kali pada tahun 1828.

 

Museum ini menyajikan informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan Bank Indonesia, meliputi pula latar belakang dan dampak kebijakan Bank Indonesia bagi masyarakat sampai dengan tahun 2005. Penyajiannya dikemas sedemikian rupa dengan memanfaatkan teknologi modern dan multi media, seperti display elektronik, panel statik, televisi plasma, dan diorama sehingga menciptakan kenyamanan pengunjung dalam menikmati Museum Bank Indonesia. Selain itu terdapat pula fakta dan koleksi benda bersejarah pada masa sebelum terbentuknya Bank Indonesia, seperti pada masa kerajaan-kerajaan Nusantara, antara lain berupa koleksi uang numismatik yang ditampilkan juga secara menarik. (Wikipedia).

 

3. Galeri Nasional Indonesia

 

 

Galeri Nasional Indonesia (bahasa Inggris: National Gallery of Indonesia) adalah sebuah lembaga budaya negara yang gedungnya antara lain berfungsi sebagai tempat pameran, dan perhelatan acara seni rupa Indonesia dan mancanegara. Gedung ini merupakan institusi milik pemerintah di bawah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kewajiban utama Galeri Nasional adalah melasanakan pengkajian, pengumpulan, registrasi, perawatan, pengamanan, pameran, kemitraan, layanan edukasi dan publikasi karya seni rupa. [2] Lalu fungsi utamanya adalah melindungi, pengembangan, dan pemanfaatan asset kesenian (seni rupa) sebagai fasilitas pendidikan dan kebudayaan. Galeri Nasional beralamat di Jalan Medan Merdeka Timur No. 14 Jakarta Pusat. 

 

Aktivitas yang dimiliki gedung Galeri Nasional Indonesia beragam mulai dari pameran, preservasi, seminar keilmuan, diskusi ilmiah, pemutaran film, penampilan kesenian, festival, perlombaan dan lain sebagainya dengan tujuan pendidikan dan perkenal budaya pada masyarakat luas. Selain itu, Galeri Nasional Indonesia juga mengoleksi kurang lebih 1700 karya dari para tokoh di Indonesia mulai dari lukisan, fotografi, patung dan pahatan. Terdapat juga karya-karya dari para tokoh seniman negara nonblok seperti Sudan, India, Peru, Kuba, Vietnam, Myanmar dan lainnya. (Wikipedia). 

 

4. Art 1 : New Museum

 

 

Art:1 New Museum dan Art Space adalah nama resmi dari museum ini. Awalnya museum ini adalah sebuah Galeri Seni yang bernama Galer Seni Mon Decor yang telah ada sejak 1983 yang didirikan oleh Martha Gunawan. Galeri tersebut berlokasi di beberapa tempat antara lain Plaza Senayan, Wisma Mulia dan Grand Indonesia Shopping Town.

 

Karena membutuhkan ruang lebih besar untuk memamerkan karya seni, maka pada 2011 dibukalah Art: 1 sebagai wadah memamerkan karya para seniman dan melakukan berbagai kegiatan lainnya. Art:1 New Museum dan Art Space terdiri dari tiga lantai. New Museum dan Art Space hanya hanya dipisahkan semacam koridor yang terdapat di masing-masing lantai. Yang jelas, Art1 ditata dengan apik serta dengan cita rasa seni yang tinggi. (jakartabytrain)

 

 

5. Ciputra Artpreneur

 

 

 

 

Ciputra Artpreneur terletak di kompleks multiguna Ciputra World 1 Jakarta, yang merupakan masterpiece karya Ciputra Group yang terletak Jl. Prof. Dr. Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan. Kawasan ini dibangun sesuai dengan visi Dr. (HC). Ir. Ciputra untuk membuat daerah ini menjadi Financial, Shopping and Art District layaknya kota-kota besar kelas dunia. Sebagai sebuah fasilitas ruang di Jakarta, Ciputra Artpreneur yang terdiri dari Galeri, Museum dan Teater merupakan kompleks seni terintegrasi pertama di Indonesia yang menumbuhkembangkan semangat artpreneurship tersebut. Ciputra Gallery memiliki luas kurang lebih 1.500 meter persegi dengan fasilitas layar proyeksi massif berukuran 60 x 12 meter, ruang ini juga memiliki pemandangan lepas kota Jakarta. Bersebelahan dengan galeri, Ciputra Museum seluas 700 meter persegi memamerkan koleksi DR.(HC) Ir. Ciputra dengan sentuhan inovasi digital. Permata istimewa lain adalah ruang Ciputra Theater berstandar internasional dengan kapasitas kurang lebih 1.200 kursi, dilengkapi dengan sound system terbaik dari MEYER. Teater ini merupakan teater pertunjukan tertinggi (lantai 13) di Asia dan pembangunannya merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami.

Berdirinya Ciputra Artpreneur ditengah pusat ekonomi Jakarta, diharapkan dapat membangkitkan serta mengembangkan industri kreatif Indonesia melalui kegiatan-kegiatan pemberdayaan berbasis seni dan budaya dengan cakupan yang luas dari seni rupa, seni kriya dan desain, arsitektur, seni pertunjukan, seni musik.

 

6. Museum di Tengah Kebun

 

 

Tidak seperti museum yang dikelola pemerintah pada umumnya, museum ini adalah milik pribadi seorang pebisnis yang sangat terkenal di kalangan sosialita Jakarta dan dunia periklanan. Berawal dari kecintaan terhadap barang antik, beliau kemudian memiliki niat mulia untuk mengembalikan barang antik milik Indonesia yang tersebar di seluruh dunia.

 

Museum cantik yang dinamakan Museum Tengah Kebun ini terletak di Kemang Timur 66 Jakarta Selatan. Didirikan oleh Bapak Sjahrial Djalil, seorang yang sangat berpengaruh di bidang periklanan Indonesia. Beliau berkeliling dunia mengikuti lelang untuk mengambil kembali warisan arkeology milik kebudayaan asli Indonesia. Mulai dari jaman peninggalan Belanda, sampai arca-arca candi yang banyak dicuri. (Jakarta Corners)

 

7. Museum Basoeki Abdullah

 

Pada tahun 1998 rumah di Jalan Keuangan Raya No. 19 Cilandak Barat Jakarta Selatan di serahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan cq. Direktorat Permuseuman. Bangunan rumah dua tingkat seluas +- 600 m2 dan luas tanah +- 450 m2. Rumah ini kemudian direnovasi agar dapat difungsikan sebagai museum. Pada tanggal 25 September 2001 Museum Basoeki Abdullah diresmikan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Drs. I Gede Ardika.

 

Koleksi Museum Basoeki Abdullah terdiri dari koleksi lukisan dan koleksi pribadi pelukis Basoeki Abdullah berupa patung, topeng, wayang, senjata dan sebagainya. Jumlah koleksi museum yang dihibahkan berdasarkan data yang ada sebanyak 123 buah, sedangkan koleksi pribadi (barang dan benda seni) milik Basoeki Abdullah sebanyak 720 buah, dan buku-buku/majalah +- 3000 buah.
Museum Basoeki Abdullah melayani masyarakat dengan menggelar pameran, seminar, penelitian dan workshop, serta menerbitkan bermacam bentuk publikasi berupa katalog, biografi, kumpulan artikel, dan hasil penelitian dan dari serangkaian kegiatan yang lain. (museumbasoekiabdullah

 

8. Museum Bank Mandiri

 

 

Museum Bank Mandiri terletak di Jl. Lapangan Stasiun No. 1, Jakarta Barat dan merupakan salah satu bagian dari cagar budaya Kota Tua di Jakarta

 

Koleksi museum terdiri dari berbagai macam koleksi yang terkait dengan aktivitas perbankan "tempo doeloe" dan perkembangannya, koleksi yang dimiliki mulai dari perlengkapan operasional bank, surat berharga, mata uang kuno (numismatik), brandkast, dan lain-lain.

 

Koleksi perlengkapan operasional bank "tempo doeloe" yang unik, antara lain adalah peti uang, mesin hitung uang mekanik, kalkulator, mesin pembukuan, mesin cetak, alat pres bendel, seal press, safe deposit box maupun aneka surat berharga seperti bilyet deposito, sertikat deposito, cek, obligasi, dan saham. Di samping itu, ornamen bangunan, interior dan furniture museum ini masih asli seperti ketika didirikan. (Wikipedia).

 

9. Museum Seni Rupa dan Keramik

 

 

 

Museum Seni Rupa dan Keramik terletak di Jalan Pos Kota No 2, Kotamadya Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia. Museum yang tepatnya berada di seberang Museum Sejarah Jakarta itu memajang keramik lokal dari berbagai daerah di Tanah Air, dari era Kerajaan Majapahit abad ke-14, dan dari berbagai negara di dunia. (Wikipedia)

 

10. Museum Wayang

 

Gedung yang tampak unik dan menarik ini telah beberapa kali mengalami perombakan. Pada awalnya bangunan ini bernama De Oude Hollandsche Kerk ("Gereja Lama Belanda") dan dibangun pertamakali pada tahun 1640. Tahun 1732 diperbaiki dan berganti nama De Nieuwe Hollandse Kerk (Gereja Baru Belanda) hingga tahun 1808akibat hancur oleh gempa bumi pada tahun yang sama. Di atas tanah bekas reruntuhan inilah dibangun gedung museum wayang dan diresmikan pemakaiannya sebagai museum pada 13 Agustus 1975. Meskipun telah dipugar beberapa bagian gereja lama dan baru masih tampak terlihat dalam bangunan ini. (Wikipedia)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Fashion Blogger Style - OBI BELT

October 12, 2017

1/10
Please reload

Recent Posts

September 23, 2017

September 20, 2017

September 18, 2017

Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags